Pengawas dan SPI Rumah Sakit, 24-25 Juli 2026
Akselerasi Transformasi Pengawas & SPI Rumah Sakit:
Mengintegrasikan Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, Audit dan Etika Persaingan Bisnis
INTEGRATED HEALTHCARE GRC (GOVERNANCE, RISK, & COMPLIANCE), RISK-BASED AUDITING, ETHICAL BUSINESS COMPETITIVENESS
Workshop Online, Jumat-Sabtu, 24-25 Juli 2026, Pukul 09.00-16.00 WIB, via Zoom
Berbagi Pengalaman, Konsep Praktis, Latihan, dan Studi Kasus Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Keunikan karakter usaha dan tantangan manajemen rumah sakit yang memiliki siklus pelayanan tiada henti, berbasis pada kepercayaan terhadap kualitas pelayanan, dengan tingkat unpredictable services yang tinggi mengandung konsekuensi risiko keuangan dan operasional yang masif. Dinamika industri perumahsakitan saat ini menuntut institusi kesehatan untuk tidak lagi terjebak dalam dikotomi kaku antara “patuh secara birokratis karena regulasi pemerintah” atau “agresif membabi buta karena mengejar profit”. Rumah sakit modern harus mampu mengadopsi karakter hybrid antara akuntabilitas dan kepatuhan hukum yang kokoh, sekaligus memiliki ketangkasan (agility) dalam menangkap peluang pasar.
KEY POINTS
- Transformasi peran SPI menjadi strategic partner, dari yang semula hanya bertindak sebagai pengawas konvensional (watchdog pasca-kejadian) menjadi mitra strategis Direksi yang solutif, dengan fokus utama pada bagaimana SPI dapat mendukung inovasi pelayanan tanpa mengorbankan aspek akuntabilitas.
- Peleburan karakter tata kelola hibrid antara disiplin kepatuhan regulasi yang ketat dengan ketangkasan eksekusi operasional yang responsif terhadap dinamika pasar.
- Kerangka Kerja GRC Terintegrasi untuk implementasi pilar Governance, Risk, and Compliance (GRC) terpadu dan memastikan seluruh kebijakan rumah sakit selaras secara hukum, memitigasi risiko secara menyeluruh, serta menjaga daya saing institusi di industri kesehatan.
- Sistem kendali keuangan hibrid yang berfokus pada teknik menggabungkan akurasi perencanaan anggaran formal dengan fleksibilitas manajemen biaya (cost control), termasuk audit manajemen klaim, kebijakan tarif, optimalisasi pendapatan internal yang sah, dan manajemen biaya.
- Pengawasan dan pemeriksaan siklus pelayanan dan bisnis untuk menjaga kepatuhan dan mendorong peningkatan kinerja fungsi-fungsi manajemen keuangan, SDM, pelayanan, sarana-prasarana, dan pemasaran.
- Sinergi tata kelola klinis dan korporat (Clinical dan Corporate Governance) dengan menghubungkan pengawasan klinis oleh Komite Medik dan Keperawatan dengan pengawasan manajerial oleh SPI secara simultan untuk mendeteksi dini celah ketidakpatuhan mutu pelayanan yang berpotensi memicu kerugian keuangan maupun tuntutan hukum.
- Penyusunan Audit Universe Berbasis Risiko (Risk-Based Auditing) yang seimbang antara risiko kepatuhan regulasi formal dan risiko kompetisi pasar, dengan prioritas utama pada pemetaan risiko (risk mapping) di area High Risk, High Volume, dan High Cost.
- Perancangan Program Kerja Audit (PKA) yang agile untuk membekali auditor dengan metodologi penyusunan PKA yang fleksibel dan adaptif terhadap perubahan cepat, baik yang dipicu oleh faktor internal organisasi maupun faktor makro eksternal (seperti perubahan regulasi pemerintah atau pergeseran pasar).
- Audit manajemen klaim, kebijakan tarif, dan pendapatan pelayanan pasien JKN dan pasien non-JKN, serta hasil kegiatan operasional dan non-operasional lainnya.
- Audit kinerja fungsi manajemen (keuangan, SDM, pelayanan, sarana-prasarana, dan pemasaran)
- Audit Pertumbuhan dan Strategi Pemasaran Beretika tentang teknik audit program kerja, anggaran, dan kinerja pemasaran secara komprehensif untuk memastikan promosi dan pengembangan layanan tetap agresif memenangkan pasar namun sepenuhnya patuh pada koridor Permenkes, KODERSI, UU Perlindungan Konsumen, serta aman dari risiko somasi informasi.
- Penyusunan Instumen Praktis Risk Mitigation Checklist yang berfungsi sebagai proteksi hukum preventif bagi program strategis rumah sakit sebelum dieksekusi di lapangan.
Mengapa Penting
Tujuan Workshop
Pertanyaan Kunci
Sasaran Peserta
Narasumber
Susunan Materi
Biaya Pendaftaran
Kontak Informasi
Keunikan karakter usaha dan tantangan manajemen rumah sakit yang memiliki siklus pelayanan tiada henti, berbasis pada kepercayaan terhadap kualitas pelayanan, dengan tingkat unpredictable services yang tinggi mengandung konsekuensi risiko keuangan dan operasional yang masif. Dinamika industri perumahsakitan saat ini menuntut institusi kesehatan untuk tidak lagi terjebak dalam dikotomi kaku antara “patuh secara birokratis karena regulasi pemerintah” atau “agresif membabi buta karena mengejar profit”. Rumah sakit modern harus mampu mengadopsi karakter hybrid antara akuntabilitas dan kepatuhan hukum yang kokoh, sekaligus memiliki ketangkasan (agility) dalam menangkap peluang pasar.
Dalam struktur tata kelola rumah sakit yang adaptif, peran Dewan Pengawas (Dewan Pengawas/Dewan Komisaris) memegang posisi krusial sebagai perpanjangan tangan pemilik untuk mengawal arah strategis institusi. Pengawas tidak hanya berfungsi secara pasif menerima laporan keuangan, melainkan harus proaktif melakukan supervisi, memberikan nasihat hukum-bisnis, serta memastikan bahwa Direksi menjalankan roda organisasi di atas koridor regulasi medis dan korporat yang benar. Pengawas yang kompeten adalah pengawas yang mampu membaca sinyal risiko makro, seperti perubahan peta kompetisi digital dan pergeseran kebijakan jaminan kesehatan nasional, sebelum risiko tersebut berdampak pada stabilitas operasional rumah sakit.
Agar fungsi supervisi strategis tersebut berjalan optimal, Dewan Pengawas membutuhkan mata dan telinga yang tajam di internal organisasi, di sinilah Satuan Pemeriksa Internal (SPI) memegang peran vitalnya. SPI bertindak sebagai instrumen utama pengendalian manajemen sekaligus motor penggerak tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) yang salah satunya melalui penegakan pengendalian internal dan pencapaian standar mutu pelayanan. Posisi SPI saat ini bukan lagi sekadar pemenuhan formalitas regulasi atau sekadar bertindak sebagai watchdog pasca-kejadian. Lebih dari itu, SPI harus bersinergi menjadi mitra strategis (strategic partner) bagi Direksi untuk mendeteksi potensi risiko sejak dini.
Salah satu titik krusial yang membutuhkan sinergi pengawasan dan pemeriksaan yang lincah ini adalah area pertumbuhan dan pemasaran. Ketika rumah sakit meluncurkan strategi pemasaran digital atau paket layanan unggulan, pengawasan dari Dewan Pengawas dan audit dari SPI tidak boleh menjadi penghambat yang mematikan inovasi, melainkan harus bertindak sebagai navigator dan sebagai penggali peluang perbaikan, pengembangan, dan inovasi. Sistem pengawasan dan pemeriksaan harus mampu mengawasi dan mengaudit efektivitas anggaran, menguji kepatuhan terhadap regulasi pemerintah dan etika bisnis, termasuk terhadap UU Perlindungan Konsumen, sekaligus memitigasi risiko tuntutan hukum atau gesekan sosial tanpa mengurangi daya saing bisnis rumah sakit. Workshop ini dirancang secara taktis untuk memberikan pemahaman pengawasan dan pemeriksaan yang lengkap, kolaboratif, dan adaptif bagi seluruh elemen pengawas, pemeriksa, dan manajemen rumah sakit.
Â
Workshop ini bertujuan mengakseletasi transformasi peran Pengawas dan Satuan Pemeriksa Internal (SPI) menjadi mitra strategis Direksi melalui penerapan kerangka kerja Integrated Healthcare GRC (Governance, Risk, and Compliance) berkarakter hibrid, yang secara simultan mampu meleburkan disiplin akuntabilitas keuangan, kepatuhan regulasi, penegakan etika, dan ketangkasan strategi manajemen pendapatan dan biaya. Melalui pendekatan audit berbasis risiko yang lincah (risk-based auditing) pada area High Risk, High Volume, dan High Cost, pelatihan ini membekali peserta dengan teknik untuk mengintegrasikan pengawasan dan pemeriksaan tata kelola klinis dan korporat, serta mengaudit strategi pemasaran agar tetap agresif memenangkan pasar namun sepenuhnya tegak di atas koridor hukum, etika, dan perlindungan konsumen.
- Bagaimana mentransformasi peran SPI menjadi mitra strategis Direksi yang mampu menyinergikan kepatuhan regulasi formal dengan ketangkasan eksekusi operasional secara simultan?
- Bagaimana membangun sistem kendali keuangan hibrid yang memadukan kepatuhan regulasi, disiplin anggaran, dan efisiensi biaya berbasis performa tinggi?
- Bagaimana menyusun Program Kerja Audit (PKA) berbasis risiko yang lincah (agile) untuk mengawal area High Risk, High Volume, dan High Cost di tengah dinamika regulasi dan pasar?
- Bagaimana mengaudit implementasi strategi pertumbuhan dan pemasaran agar tetap adaptif memenangkan persaingan, namun sepenuhnya berdiri di atas koridor etika, hukum perlindungan konsumen, serta mitigasi risiko sosial?
- Bagaimana mengintegrasikan pengawasan tata kelola klinis (clinical governance) dan korporat (corporate governance) menjadi satu sistem benteng pertahanan organisasi yang utuh dan tidak terpisahkan?
- Bagaimana meleburkan fungsi pengawasan kepatuhan yang tegas dengan peran konsultan solutif agar SPI menjadi motor penggerak inovasi pelayanan yang akuntabel?
- Bagaimana mengintegrasikan disiplin penganggaran yang ketat dengan fleksibilitas manajemen biaya (cost control) untuk optimalisasi pendapatan yang sah dan akuntabel?
- Bagaimana merumuskan indikator risiko bersama antara SPI, Komite Medik, Komite Keperawatan untuk mencegah kerugian keuangan akibat celah ketidakpatuhan mutu pelayanan?
- Bagaimana menyusun peta risiko (risk mapping) dinamis yang mampu mendeteksi risiko makro (perubahan regulasi/pasar) dan risiko mikro (kebocoran operasional) secara terpadu?
- Bagaimana mengaudit program pertumbuhan layanan agar responsif terhadap kebutuhan pasar namun secara mutlak melindungi hak konsumen dan mematuhi regulasi perundangan?
- Bagaimana menyusun draf Risk Mitigation Checklist yang memberikan proteksi hukum preventif terhadap program strategis tanpa mengurangi kelincahan gerak rumah sakit?
- Pemilik, Dewan Pengawas, dan/atau Pimpinan/Direksi rumah sakit.
- Satuan Pemeriksa Internal (SPI) dan auditor di rumahsakit.
- Manajer, kepala, atau staf bagian yang berkaitan dengan bidang/bagian pengadaan barang/jasa (pembelian), penerimaan barang/jasa, pengelola gudang/logistik, keuangan, akuntansi, pajak, umum/logistik, sarana-prasarana, pengelola sistem informasi, perencanaan, dan pengembangan bisnis,
- Manajer, staf atau pihak-pihak lain yang terkait dengan unit usaha bidang kesehatan (pengelola pendidikan, dosen manajemen pelayanan kesehatan, pengelola biaya kesehatan karyawan, dll)
- Konsultan, akademisi, peneliti, mahasiswa, dan pemerhati manajemen fasilitas pelayanan kesehatan.
Widiyas Hidhayanto, MBA, CPMA, ASEAN CPA
- Praktisi Bisnis; Konsultan Strategi, Costing, Bisnis Proses, Akuntansi, dan Keuangan pada beberapa RS Pemerintah/Swasta serta beberapa perusahaan nasional/multinasional; Profesional Management Accountant; ASEAN Chartered Professional Accountant; Konsultan Manajemen Kesehatan (KMK)
Â
Rudi Kristianto, SE, M.Kes, QIA, QHIA
- Praktisi dan Konsultan Manajemen Kesehatan; Qualified Healthcare Internal Auditor: Sekretaris Dewan Pengawas RSJPD Harapan Kita; Pengalaman sebagai Kepala SPI RSJPD Harapan Kita (2006-2017), Direktur Keuangan RSUP M. Djamil Padang (2017-2019), dan Komite Audit RSUP H. Adam Malik (2020-2023)
Workshop ini akan dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi zoom dangan penyajian materi disertai latihan, studi kasus, serta diskusi, sehingga diharapkan peserta dapat lebih mudah memahami dan sekaligus dapat menjadi media konsultasi dan berbagi pengalaman tentang permasalahan yang terjadi dan solusi di fasilitas pelayanan kesehatan.
- Hari, tanggal: Jumat-Sabtu, 24-25 Juli 2026
- Waktu: Pukul 09.00-16.00 WIB
- Media: Online menggunakan aplikasi zoom
SUSUNAN ACARA DAN MATERI
|
Hari Pertama Sinergi GRC, Keuangan Hibrid, dan Tata Kelola Kolaboratif |
|
|
Waktu |
Materi |
|
09.00-10.30 Â Â |
Reposisi SPI dalam Tata Kelola RS Modern
|
|
10.30-12.00 Â Â |
Implementasi Integrasi GRC (Governance, Risk, Compliance)
|
|
12.00-13.00 |
Istirahat |
|
13.00-14.30 Â |
Keuangan Hibrid: Fleksibilitas & Pengendalian Biaya
|
|
14.30-15.00 Â |
Sinergi Pengawasan Klinis & Korporat
|
|
15.00-15.15 |
Istirahat |
|
15.15-16.00 Â |
Pengawasan Kolaboratif
|
|
Hari Kedua Audit Berbasis Risiko & Pengendalian Strategi Pertumbuhan Sehat dan Daya Saing Beretika |
|
|
Waktu |
Materi |
|
09.00-12.00 |
Audit Berbasis Risiko (Risk-Based Auditing)
|
|
12.00-13.00 |
Istirahat |
|
13.00-15.00 |
Pengendalian & Audit Strategi Pemasaran RS Beretika & Agile
|
|
15.00-15.15 |
Istirahat |
|
15.15-16.00 |
Matriks Pengawasan Strategis
|
Pilihan Biaya workshop per orang peserta
- Rp 1.759.000,- /orang peserta. Peserta mengikuti workshop online, mendapatkan e-materi, e-sertifikat, dan e-kwitansi dalam bentuk file/softcopy.
- Rp 1.909.000,- /orang peserta. Peserta mengikuti workshop online, mendapatkan e-materi, e-sertifikat, dan e-kwitansi dalam bentuk file/softcopy, serta biaya pengiriman sertifikat cetak & kwitansi cetak.
SEGERA DAFTAR, TEMPAT TERBATAS
PENDAFTARAN:
- Pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran, klik DAFTAR
- Setelah melakukan pendaftaran, akan mendapat konfirmasi dari nomor Whatsapp (WA) panitia Budi 08122720139 untuk cara pembayaran.
- Bukti transfer dikirimkan kepada nomor Whatsapp (WA) panitia Budi 08122720139. Pada bukti transfer harap mencantumkan nama peserta pada kolom berita.
Pembayaran hanya melalui transfer ke rekening:
- Bank BRI cabang Rawamangun Jakarta atas nama WIDINA MANAGEMENT STARTIDEA, No. Rek. 038601002131562
- Bank BCA cabang Rawamangun Jakarta atas nama KRISNA FELANI,  No. Rek. 0948030856
- Peserta yang terdaftar adalah peserta yang telah mengisi link formulir pendaftaran dan mengirimkan bukti transfer sebelum batas akhir masa pendaftaran. Pendaftaran akan ditutup akan ditutup apabila jumlah peserta telah mencapai batas maksimal yang ditetapkan.
Mengingat adanya keterbatasan kapasitas, mohon segera mendaftarkan diri.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Budi 08122720139 atau Sdri. Ina 08122932065
Â
NEXT EVENT WIDINA MANAGEMENT
- Perhitungan Unit Cost (ABC) & Cost of Care, 10-11 Juli 2026
- Pengawas dan SPI Rumah Sakit, 24-25 Juli 2026
- EBITDA, PROFITability, COST effectiveness, dan sustainable CASH flow, 7-8 Agustus 2026
- Strategic Business Plan, 21-22 Agustus 2026
- Studi Kelayakan Rumah Sakit, 4-5 September 2026
- Strategi Pemasaran Terintegrasi-Terpadu, 18-19 September 2026









