Perhitungan Unit Cost FKTP Berbasis ABC untuk Kendali Biaya, Manajemen Dana Kapitasi, dan Strategi Tarif, 16 November 2026
WEBINAR NASIONAL
Perhitungan Unit Cost FKTP Berbasis ABC untuk Kendali Biaya, Manejemen Dana Kapitasi, dan Strategi Tarif
Regulasi Pembiayaan FKTP | Unit Cost | Activity-Based Costing (ABC) | Value of Care | Kendali Biaya | Peningkatan Mutu | Profil Risiko Peserta Kapitasi | Manajemen Dana Kapitasi | Outcome UKP dan UKM | Skema Kerjasama Asuransi & Perusahaan | Strategi Tarif | Desain Produk Layanan Keberlanjutan
Diselenggarakan oleh LPPK PT Utama Padma Qualiti bekerjasama dengan PT Widina Management Startidea
Webinar Online Menggunakan Aplikasi Zoom
Senin, 16 November 2026 pukul 08.00-17.00 WIB
SASARAN KOMPETENSI
Meningkatkan kompetensi, pemahaman komprehensif, serta kapasitas keterampilan praktis bagi para pimpinan, pengelola, dan tim keuangan FKTP (Puskesmas dan Klinik) dalam menerapkan metode Activity-Based Costing (ABC) untuk menghitung unit cost riil pelayanan, memetakan efisiensi dan mutu berbasis aktivitas, mengelola profil risiko peserta kapitasi, menyeimbangkan biaya UKP-UKM, merumuskan strategi tarif dan skema kerjasama asuransi/perusahaan, serta tarif pasien mandiri yang berkelanjutan.
Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki kompetensi sebagai berikut:
- Mampu mengidentifikasi potensi sumber pendapatan FKTP sesuai regulasi BPJS Kesehatan, peluang pasar pasien mandiri, dan kustomisasi skema kerjsama asuransi dan perusahaan.
- Mampu mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mengalokasikan sumber daya ke dalam cost pools dan tahapan aktivitas operasional secara rinci di FKTP (pendaftaran/rekam medis, poli rawat jalan/UKP, unit kefarmasian, penunjang, hingga aktivitas lapangan/UKM).
- Mampu menghitung unit cost riil (real cost) per produk layanan/tindakan medis dan per jenis kunjungan secara menggunakan metode Activity Based Costing.
- Mampu mengidentifikasi aktivitas bernilai tambah (value-added activities) dan aktivitas tidak bernilai tambah (non-value-added activities) untuk melakukan kendali biaya (cost containment) tanpa mengurangi mutu, keselamatan pasien, dan nilai pelayanan (value of care).
- Mampu merancang efisiensi proses bisnis di Puskesmas/Klinik yang meningkatkan produktivitas serta efektivitas pelayanan secara menyeluruh.
- Mampu memetakan profil risiko dan derajat ketidakpastian (uncertainty) diagnosis populasi peserta kapitasi terdaftar.
- Mampu menganalisis tingkat kecukupan dana kapitasi BPJS/Asuransi terhadap frekuensi kunjungan pasien serta memitigasi risiko unfunded care.
- Mampu melakukan analisis Cost-Benefit UKP vs UKM (Promotive-Preventive Cost-Benefit Analysis):
- Mampu menghitung porsi alokasi biaya kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang bersifat promotif-preventif.
- Mampu menganalisis dampak investasi kegiatan UKM terhadap penekanan frekuensi kunjungan kuratif (UKP), penurunan tingkat kesakitan (morbiditas), serta efisiensi sisa dana kapitasi.
- Mampu memahami pola perhitungan tarif layanan untuk skema asuransi komersial dan perusahaan (corporate billing) yang menguntungkan namun tetap kompetitif.
- Mampu mengembangkan skenario penetapan tarif bagi segmen pasien mandiri/umum berdasarkan struktur unit cost yang transparan dan rasional.
- Mampu menyusun skenario harga/paket layanan (corporate billing/managed care) sebagai dasar negosiasi Kontrak Kerjasama (PKS) dengan Perusahaan dan Asuransi Kesehatan Swasta.
Latar Belakang
Tujuan
Pertanyaan Kunci
Sasaran Peserta
Narasumber
Susunan Materi
Biaya Pendaftaran
Kontak Informasi
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), baik Puskesmas maupun Klinik Pratama, memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional. Di era transformasi layanan kesehatan primer saat ini, FKTP dihadapkan pada dinamika pembiayaan yang semakin kompleks dan kompetitif. Pengelolaan keuangan FKTP tidak lagi cukup hanya bergantung pada pencatatan pendapatan dan pengeluaran yang bersifat administratif konvensional, melainkan membutuhkan ketepatan perhitungan biaya satuan riil (real unit cost) berbasis aktivitas pada setiap tahapan pelayanan.
Perhitungan unit cost yang benar dan presisi melalui pendekatan Activity-Based Costing (ABC) memegang peranan krusial dalam memotret alokasi biaya secara rinci, baik pada setiap cost pool maupun di setiap tahapan aktivitas operasional di Puskesmas dan Klinik. Melalui pemetaan berbasis aktivitas ini, pengendalian biaya (cost containment) demi efisiensi finansial tidak lagi dilakukan secara membabi buta yang berisiko menekan kualitas layanan, melainkan dibarengi dengan peningkatan efektivitas proses bisnis, peningkatan mutu pelayanan, kenaikan produktivitas, serta peningkatkan value of care (nilai pelayanan) bagi pasien.
Di sisi lain, FKTP menghadapi karakteristik finansial yang unik dari portofolio segmen pembayarnya. Pada segmen peserta kapitasi BPJS Kesehatan maupun asuransi managed care, FKTP dihadapkan pada variasi profil risiko peserta terdaftar yang secara langsung memengaruhi frekuensi kunjungan serta tingkat ketidakpastian (uncertainty) komplikasi penyakit dan diagnosis pasien. Tanpa analisis unit cost dan alokasi risiko yang tepat, FKTP berisiko mengalami kecolongan finansial akibat tingginya klaim tersembunyi (unfunded care) dari populasi berisiko tinggi.
Keunikan lain yang membedakan FKTP dari fasilitas kesehatan rujukan adalah orientasi pelayanannya. FKTP tidak hanya menjalankan pelayanan kesehatan perorangan (UKP) yang bersifat kuratif, tetapi juga wajib menyelenggarakan berbagai aktivitas upaya kesehatan masyarakat (UKM) yang bersifat promotif dan preventif. Aktivitas-aktivitas UKM ini memerlukan perhitungan porsi biaya (cost-benefit analysis) yang cermat untuk mengukur sejauh mana investasi pada program pencegahan mampu menekan frekuensi kunjungan kuratif peserta, menurunkan angka morbiditas, serta mengoptimalkan sisa dana kapitasi secara berkesinambungan.
Bagi FKTP yang juga melayani segmen asuransi swasta, kerja sama korporasi/perusahaan, hingga pasien mandiri/umum, struktur unit cost berbasis ABC menjadi fondasi ilmiah dalam merumuskan tarif yang adil, kompetitif, dan rasional tanpa mengorbankan mutu serta keselamatan pasien (patient safety).
Tujuan Umum
Meningkatkan kompetensi, pemahaman komprehensif, serta kapasitas keterampilan praktis bagi para pimpinan, pengelola, dan tim keuangan FKTP (Puskesmas dan Klinik) dalam menerapkan metode Activity-Based Costing (ABC) untuk menghitung unit cost riil pelayanan, memetakan efisiensi dan mutu berbasis aktivitas, mengelola profil risiko peserta kapitasi, menyeimbangkan biaya UKP-UKM, merumuskan strategi tarif dan skema kerjasama asuransi/perusahaan, serta tarif pasien mandiri yang berkelanjutan.
Tujuan Khusus
Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami potensi sumber pendapatan FKTP sesuai regulasi BPJS Kesehatan, peluang pasar pasien mandiri, dan kustomisasi skema kerjsama asuransi dan perusahaan.
- Memahami pentingnya kendali biaya, aktivitas, dan sumber daya untuk sustainabilitas operasional dan pertumbuhan, tanpa mengorbankan mutu dan nilai pelayanan.
- Memahami konsep praktis dan teknik perhitungan unit cost berbasis ABC per kunjungan, tindakan, produk layanan, dan tahapan aktivitas UKP dan UKM untuk meningkatkan efektivitas proses, mutu layanan, produktivitas, dan value pelayanan di FKTP.
- Memahami dampak profil risiko populasi terdaftar terhadap frekuensi kunjungan dan ketidakpastian diagnosis pasien, serta dampaknya terhadap ketahanan dana kapitasi BPJS/Asuransi.
- Menganalisis Cost-Benefit antara aktivitas UKP dan UKM berdasarkan perhitungan alokasi biaya aktivitas promotif-preventif (UKM) dan mengukur dampaknya terhadap penurunan frekuensi kunjungan rawat jalan (UKP) di Puskesmas/Klinik.
- Mengevaluasi efisiensi kapitasi dan klaim non-kapitasi berdasar perhitungan perbandingan antara biaya satuan riil (real cost) dengan besaran penerimaan dana kapitasi dan tarif non-kapitasi.
- Memahami pola perhitungan tarif layanan untuk skema asuransi komersial dan perusahaan (corporate billing) yang menguntungkan namun tetap kompetitif.
- Mengembangkan skenario penetapan tarif bagi segmen pasien mandiri/umum berdasarkan struktur unit cost yang transparan dan rasional.
- Memahami upaya kendali biaya yang sekaligus dapat meningkatkan nilai pelayanan.
- Bagaimana regulasi kesehatan terkini mengatur standar pelayanan FKTP (Puskesmas/Klinik) untuk mengelola berbagai segmen pasien, mulai dari peserta BPJS Kesehatan, asuransi swasta, perusahaan, hingga pasien mandiri?
- Mengapa pendekatan Activity Based Costing (ABC) dan pemetaan cost pools sangat penting untuk diterapkan di FKTP sebagai instrumen ganda kendali mutu dan kendali biaya?
- Bagaimana teknik yang akurat dan adil dalam membebankan biaya tidak langsung organisasional serta fasilitas ke dalam produk layanan UKP (Upaya Kesehatan Perorangan) dan aktivitas UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat)?
- Bagaimana cara menghitung unit cost menggunakan metode Activity Based Costing (ABC), menganalisa tingkat utilitas, serta menghitung titik impas (break-even point) pada layanan rawat jalan umum, serta melakukan analisis cost-benefit untuk program UKM?
- Bagaimana cara membaca profil risiko, frekuensi kunjungan, dan derajat ketidakpastian diagnosis dari populasi peserta untuk mengantisipasi lonjakan biaya layanan?
- Bagaimana merumuskan skema kerja sama yang saling menguntungkan dengan asuransi/perusahaan, serta menetapkan skenario tarif pasien mandiri yang kompetitif namun tetap berkelanjutan?
- Apa strategi komprehensif yang dapat diterapkan FKTP untuk melakukan kendali biaya secara efektif sekaligus meningkatkan nilai pelayanan (value of care), produktivitas, dan mutu layanan secara jangka panjang?
- Pimpinan/Direksi dan para pengambil kebijakan di fasilitas pelayanan kesehatan FKTP (Puskesmas/Klinik) atau perusahaan pemilik/pengelola jaringan Klinik
- Manajer, kepala, atau staf pada bagian yang berkaitan dengan perencanaan, pengembangan bisnis, keuangan/akuntansi, pelayanan, farmasi, penunjang lainnya.
- Mahasiswa manajemen pelayanan kesehatan, pengajar, peneliti, atau pihak-pihak lain yang terkait.
Sasaran Profesi Peserta adalah seluruh nakes named nakes mencakup: (dapat dilihat pada halaman LMS Kementerian Kesehatan RI)
- Dokter Spesialis Penyakit Dalam
- Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Level 5
- Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia
- Perawat Vokasi Level 5
- Tenaga Kesehatan Tradisional Ramuan Jamu
- Dokter Spesialis Mata
- Terapis Gigi dan Mulut Level 6
- Teknisi Gigi Level 5
- Dokter Spesialis Bedah Anak
- Ners Spesialis Keperawatan Anak
- Tenaga Teknologi Laboratorium Medik Level 5
- Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal
- Dokter Spesialis Radiologi
- Tenaga Sanitasi Lingkungan
- Tenaga Teknologi Laboratorium Medik Level 6
- Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
- Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Level 6
- Pembimbing Kesehatan Kerja
- Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher
- Akupunktur Terapis
- Penata Anestesi Level 6
- Bidan Vokasi Level 6
- Penata Anestesi Level 5
- Tenaga Sanitasi Lingkungan Level 5
- Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular
- Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
- Radiografer Level 6
- Elektromedis Level 8
- Dokter Spesialis Bedah Saraf
- Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik
- Ortotik Prostetik Level 7
- Tenaga Kesehatan Tradisional Ramuan Jamu Level 5
- Epidemiolog Kesehatan Level 6
- Semua Profesi Lainnya
- Psikologi Klinis
- Epidemiolog Kesehatan Level 7
- Terapis Gigi dan Mulut
- Entomolog Kesehatan
- Teknisi Pelayanan Darah Level 5
- Apoteker
- Dokter Spesialis Andrologi
- Elektromedis
- Terapis Wicara
- Audiologis
- Ners Spesialis Keperawatan Kardiovaskuler
- Dokter Gigi
- Radiografer Level 8
- Ners Spesialis Keperawatan Onkologi
- Perawat Vokasi
- Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi
- Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial
- Dokter Spesialis Patologi Klinik
- Audiologis Level 5
- Dokter Spesialis Bedah
- Tenaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional Level 6
- Terapis Gigi dan Mulut Level 5
- Fisioterapis Level 6
- Elektromedis Level 5
- Dokter Spesialis Urologi
- Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi
- Entomolog Kesehatan Level 5
- Terapis Okupasional Level 5
- Perawat Vokasi Level 6
- Nutrisionis Level 5
- Tenaga Vokasi Farmasi Level 5
- Optometris
- Entomolog Kesehatan Level 6
- enaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional
- Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
- Radiografer Level 5
- Epidemiolog Kesehatan
- Fisioterapis
- Ortotik Prostetik Level 6
- Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan
- Nutrisionis Level 8
- Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak
- Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
- Fisikawan Medik
- Ners Spesialis Keperawatan Maternitas
- Apoteker Spesialis
- Radiografer
- Tenaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional Level 5
- Psikolog Klinis
- Terapis Wicara Level 5
- Ners Spesialis Keperawatan Jiwa
- Fisioterapis Level 5
- Teknisi Gigi
- Dokter Spesialis Parasitologi Klinik
- Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi
- Dokter Spesialis Onkologi Radiasi
- Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler
- Dokter Spesialis Anak
- Teknisi Kardiovaskuler Level 5
- Dokter Spesialis Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik
- Ortotik Prostetik
- Tenaga Kesehatan Tradisional Interkontinental Level 6
- Optometris Level 5
- Tenaga Kesehatan Masyarakat Level 7
- Bidan Vokasi Level 5
- Ners Spesialis Keperawatan Geriatri
- Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi
- Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik
- Elektromedis Level 6
- Tenaga Administratif dan Kebijakan Kesehatan
- Dokter Spesialis Psikiatri
- Tenaga Vokasi Farmasi
- Akupunktur Level 5
- Dokter Spesialis Emergensi Medisin
- Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga
- Tenaga Kesehatan Tradisional
- Nutrisionis Level 6
- Teknisi Pelayanan Darah
- Dokter Gigi Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi
- Tenaga Sanitasi Lingkungan Level 6
- Tenaga Vokasi Farmasi Level 6
- Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 6
- Dokter Spesialis Farmakologi Klinik
- Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah
- Dokter Spesialis Patologi Anatomi
- Dokter Spesialis Akupuntur Medik
- Ortotik Prostetik Level 5
- Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 5
- Ners Spesialis Keperawatan Gawat Darurat Kritis
- Ners
- Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut
- Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku
- Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 7
- Terapis Okupasional
- Epidemiolog Kesehatan Level 5
- Tenaga Kesehatan Tradisional Interkontinental
- Akupunktur Level 6
- Dokter Spesialis Kelautan
- Terapis Wicara Level 6
- Penata Anestesi
- Pembimbing Kesehatan Kerja Level 7
- Tenaga Vokasi Analis Farmasi dan Makanan Level 5
- Dokter Gigi Spesialis Patologi Mulut dan Maksilofasial
- Dokter Gigi Spesialis Periodonsia
- Bidan Profesi
- Teknisi Kardiovaskuler
- Dokter
- Nutrisionis
- Ners Spesialis Keperawatan Komunitas
- Tenaga Kesehatan Masyarakat
- Dietisien
- Dokter Spesialis Gizi Klinik
- Tenaga Teknologi Laboratorium Medik
- Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer
- Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi
- Dokter Gigi Spesialis Odontologi Forensik
- Dokter Gigi Spesialis Ortodonti
- Dokter Spesialis Neurologi
- Bidan Vokasi
- Terapis Okupasional Level 6
- Optometris Level 6
dr. Galih Endradita M., Sp.FM., FISQua, FCHMC
Praktisi; Konsultan Manajemen Kesehatan; Eksekutif Manajemen Fasyankes; Analisis Regulasi, Hukum, dan Etka
Widiyas Hidhayanto, MBA, CPMA, ASEAN CPA, FCHMC
Praktisi Bisnis; Profesional Management Accountant; ASEAN Chartered Professional Accountant; Konsultan Manajemen Kesehatan (KMK); Konsultan Strategi, Costing, Bisnis Proses, Akuntansi, dan Keuangan pada beberapa RS Pemerintah/Swasta serta beberapa perusahaan nasional/multinasional
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi zoom dangan penyajian materi disertai konsep praktis, simulasi, studi kasus, serta diskusi, sehingga diharapkan peserta dapat lebih mudah memahami dan sekaligus dapat menjadi media konsultasi dan berbagi pengalaman tentang permasalahan yang terjadi dan solusi di fasilitas pelayanan kesehatan.
- Hari, tanggal: Senin, 16 November 2026
- Waktu: Pukul 08.00-17.00 WIB
- Media: Online menggunakan aplikasi zoom
SUSUNAN ACARA DAN MATERI
| Waktu | Materi |
| 08.00-08.10 | Pembukaan |
| 08.10-08.20 | Sambutan |
| 08.20-08.30 | Penjelasan Tatalaksana Kegiatan |
| 08.30-09.00 | Pretest |
| 09.00-09.45 | Materi 1 : Regulasi FKTP dalam Pelayanan Kesehatan kepada Peserta Jaminan BPJS Kesehatan, Asuransi, Perusahaan, dan Pasien Mandiri |
| 09.45-10.30 | Konsep ABC dan Pemetaan Cost Pool untuk Kendali Biaya FKTP |
| 10.30-11.15 | Alokasi Biaya Tidak Langsung pada Layanan UKP dan Aktivitas UKM |
| 11.15-12.00 | Perhitungan Unit Cost, Utilitas, dan Titik Impas Layanan Rawat Jalan |
| 12.00-13.00 | Istirahat |
| 13.00-14.00 | Unit Cost dan Analisis Cost-Benefit Aktivitas UKM |
| 14.00-15.00 | Profil Risiko Peserta, Frekuensi Kunjungan, dan Ketidakpastian Diagnosis |
| 15.00-15.15 | Istirahat |
| 15.15-16.00 | Skema Kerja Sama Asuransi/Perusahaan dan Tarif Pasien Umum |
| 16.00-17.00 | Strategi Kendali Biaya, Mutu, Produktivitas, dan Nilai Pelayanan |
Pilihan Biaya per orang peserta
- Rp 957..000,- /orang peserta.
SEGERA DAFTAR, TEMPAT TERBATAS
PENDAFTARAN:
- Pendaftaran dilakukan dengan klik ikon registrasi pada halaman webpage ini dan mengisi formulir pendaftaran.
- Setelah melakukan pendaftaran, akan mendapat konfirmasi melalui email yang didaftarakan saat registrasi.
- Upload bukti transfer pada link registrasi atau dapat dikirimkan kepada nomor Whatsapp (WA) panitia Ina 08122932065. Pada bukti transfer harap mencantumkan nama peserta pada kolom berita.
Pembayaran hanya melalui transfer ke rekening:
- Bank BRI cabang Rawamangun Jakarta atas nama WIDINA MANAGEMENT STARTIDEA, No. Rek. 038601002131562
- Peserta yang terdaftar adalah peserta yang telah mengisi link formulir pendaftaran dan mengirimkan bukti transfer sebelum batas akhir masa pendaftaran. Pendaftaran akan ditutup akan ditutup apabila jumlah peserta telah mencapai batas maksimal yang ditetapkan.
Mengingat adanya keterbatasan kapasitas, mohon segera mendaftarkan diri.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi
- Informasi Registrasi : 0851–5989-4418 (Acel)
- Informasi Webinar dan Pembayaran : 081-2293-2065 (Ina)
NEXT EVENT WIDINA MANAGEMENT
- Strategic Business Plan, 5-6 Oktober 2026
- Pengembangan Sarana-Prasarana CENTER OF EXCELLENCE RS Berbasis Kompetensi (Permenkes 6 tahun 2026), 29-30 Oktober 2026
- Perhitungan Unit Cost FKTP Berbasis ABC untuk Kendali Biaya, Manajemen Dana Kapitasi, dan Strategi Tarif, 16 November 2026
- AGENDA KEGIATAN SEPTEMBER – OKTOBER 2026
- NEXT EVENTS…
- EXECUTIVE BOOTCAMP | IN HOUSE TRAINING | KELAS KHUSUS






